Showing posts with label international. Show all posts
Showing posts with label international. Show all posts



Copenhagen - Konferensi puncak perubahan iklim di Copenhagen Denmark memasuki minggu kedua. Perundingan terus berjalan alot. Bahkan, di antara sesama negara berkembang. Fokus perdebatan masih dan akan selalu terpusat pada besaran komitmen pengurangan gas emisi masing-masing pihak. Dari negara industri maju hingga negara-negara the emerging economies maupun negara berkembang lainnya.

Isu perubahan iklim adalah tantangan paling berat yang harus segera ditangani secara global melalui pendekatan yang terintegrasi. Masalah tersebut sudah menjadi harsh reality sehingga perundingan post-2012 climate aggrement tahun ini di Copenhagen perlu segera menelorkan hasil kongkrit. Laporan yang dirilis PBB telah menyebutkan adanya kebutuhan untuk segera membatasi kenaikan temperatur global pada 2 derajat celcius.

Berbagai pihak pun seperti Uni Eropa telah menegaskan kembali keinginannnya untuk memotong kadar emisi sebesar 30 persen pada tahun 2020. Indonesia sendiri berjanji melakukan pemotongan emisi karbon sebanyak 26% pada tahun 2020. Langkah itu harus diikuti dengan komitmen yang sama oleh negara-negara industri maju serta negara-negara berkembang yang pertumbuhan ekonominya semakin meningkat dan menjadi bagian dari emiter terbesar dunia (the emerging economies).

Gentingnya persoalan ini tercermin dari dampak masif perubahan iklim yang ditimbukan dan implikasinya telah terasa hampir di seluruh belahan bumi yang ditimpa bencana alam akibat pergeseran iklim tersebut. Vulnerability kerusakan alam, baik di daratan kontinental maupun negara-negara kepulauan kecil dan besar akibat perubahan iklim menandai perlunya segera meningkatkan kerja sama internasional untuk menangani isu tersebut secara lebih serius.

Pertemuan yang kini berlangsung di Copenhagen memiliki arti darurat (emergency call) yang mendesak masyarakat dunia untuk segera menuntaskan perundingan guna menentukan masa depan post-2012 regime. Copenhagen adalah kesempatan terbaik untuk menangani proses perubahan iklim dengan suatu perumusan agenda komprehensif menuju masa depan post-2012 regime.

Seruan paling ambisius yang terus didesakkan adalah suara yang meminta tindakan urgent, praktis, dan sistematis dalam pengurangan emisi skala besar sepanjang kurun waktu 10-15 tahun mendatang. Pengurangan itu harus dilakukan oleh negara-negara emiters terbesar. Termasuk dari negara berkembang atau the emerging economies berdasarkan bantuan negara-negara maju.

Dalam konteks ini pula mereka menghendaki stabilisasi konsentrasi GHGs di bawah level 450 ppm dengan membatasi kenaikan temperatur tidak kurang dari 2 derajat celcius. Oleh karena itu pilihan untuk lebih bertumpu pada pengembangan dan peningkatan peranan renewable energy, energy efficiency, teknologi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta tindakan nyata dan pembiayaan untuk keperluan adaptasi akan menjadi opsi paling populer sepanjang pertemuan yang menurut jadwal berakhir pada pertengahan bulan ini.

Dalam proses identifikasi tingkat pengurangan emisi sikap sejumlah negara terbagi dalam beberapa pengelompokan dan aliansi kepentingan. Terdapat kelompok negara yang umumnya mengklaim bahwa kiranya perlu dilakukan pertimbangan mendalam terhadap penentuan indicative range pengurangan emisi. Termasuk yang menjadi kontribusi negara-negara Pihak Annex 1.

Ada pula kelompok yang menghendaki agar emisi greenhouse gases (GHGs) global dikurangi sampai 50% pada tahun 2050 untuk dapat menjamin peningkatan temperatur rata-rata tidak lebih dari 2%. Bahkan, beberapa proponen dari kelompok negara berkembang mengingatkan adanya keunikan negara-negara seperti LDCs, SiDs, maupun negara-negara kawasan Afrika sebagai kelompok yang paling rentan terhadap setiap perubahan iklim yang terjadi.

Bagi banyak negara berkembang masyarakat internasional harus dapat menerima kecenderungan ditekankannya kewajiban negara-negara Pihak Annex 1 untuk leading dalam implementasi konvensi dan protokol serta membuka ruang yang lebih besar bagi negara Non-Annex untuk dapat bersama menangani isu climate change secara substantif, praktis, dan fleksibel. Oleh karena itu sudah saatnya negara-negara peserta konferensi di Copenhagen dituntut untuk menyepakati urgency dan skala usaha-usaha mitigasi yang diperlukan serta membuktikan jika sesungguhnya mitigasi tersebut secara ekonomi dan teknis dapat dilakukan.

Bagaimana pun upaya-upaya mitigasi dan adaptasi harus terus diperkuat dengan memperhatikan kondisi yang dihadapi negara-negara kecil maupun negara yang secara potensial akan mengalami dampak lingkungan paling berat akibat efek negatif perubahan iklim tersebut.

Menarik bahwa negara-negara yang mengelompokkan dirinya sebagai Alliance of Small Island States (AoSIS) menawarkan skenario proyeksi konsentrasi GHGs antara 445-490 part per million (ppm) serta perubahan terhadap penanganan temperatur global di atas level negara-negara pra-industri antara 2-2.4 derajat celcius. Bahkan, menurut mereka upaya membatasi dampak perubahan iklim seharusnya menjadikan negara-negara kepulauan kecil sebagai benchmark menuju persetujuan post-2012 regime.

Cukup banyak pihak yang menghendaki agar negara-negara Pihak Annex 1 mempertimbangkan dampak kegiatan-kegiatan mitigasi mereka terhadap negara-negara berkembang. Pandangan itu didasarkan pada kebutuhan agar dilakukan upaya lebih lanjut untuk mempelajari dampak dari yang disebut response measures tersebut. Dalam hal ini unsur yang harus lebih difokuskan sebenarnya adalah upaya mengembangkan kuantifikasi batas emisi dan target pengurangan emisi bagi negara-negara Pihak Annex 1 pasca periode 2012.

Mungkinkah tuntuntan itu berhasil diwujudkan. Kita tunggu hasil akhir dari konferensi puncak perubahan iklim di Copenhagen minggu-minggu ini.

Muhammad Takdir

Posted by deKa i djakarta Sunday, December 13, 2009 0 comments


AL QUDS--Yayasan Al Aqsha dalam pernyataan pers, Kamis (10/12), menguungkapkan bahwa penjajah Israel dalam waktu dekat akan membuka Museum Kuil Ketiga. Museum ini berada di ujung barat kawasan Al Buraq menghadap Masjid Al Aqsha dari arah barat. Jarak museum ini dengan Al Aqsha hanya puluhan meter.

Museum ini, seperti laporan yang ditulis Infopalestina, mencakup aula-aula dan tempat pameran yang fokus pada konsep pembangunan kuil yang mereka klaim sebagai wilayahnya. Museum itu juga akan memamerkan sejarah Ibrani di kota Al Quds yang tidak bisa diyakini kebenarannya.

Di antara bagian yang terpenting dari museum ini -–sesuai dengan pernyataan Yayasan Al Aqsha–- adalah ruang pameran besar yang di dalamnya terdapat layar dan papan kaca besar menghadap ke Tembok Ratapan (Al Buraq) dan Masjid Al Aqsha. Melalui layar tersebut ditampilkan rekaman, film-film dan pemaparan-pemaparan klaim sejarah palsu Yahudi di kota Al Quds.

Dua tahun lalua Yayasan Al Aqsha telah mengungkapkan bahwa biaya proyek yahudisasi ini mencapai 20 juta AS. Yang sebagian besarnya adalah sumbangan dari aktor Amerika, Kirk Douglas dan anaknya, aktor Michael Douglas. Patut dicatat bahwa bangunan ini awalnya adalah bangunan Islam yang terletak di kedua sisi di lorong Maghariba dan Al Syaraf yang keduanya dihancurkan penjajah Israel tahun 1967. Selama bertahun-tahun di kedua lokasi ini dibuka pusat kajian Taurat dan Talmud dengan nama Ish Hotrah, yang berarti api Taurat.

Berdasarkan pemantauan dan kunjungan lapangan, Yayasan Al Aqsha mencatat, aktivitas pembangunan ini dilakukan dengan cepat dan berjalan lancar. Karenanya, yayasan tersebut juga meyakini bahwa pembukaan dan peresmian museum ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

ip/irf

Posted by deKa i djakarta Friday, December 11, 2009 0 comments



Jakarta - Warga Negara Indonesia (WNI) rupanya mulai menjadikan Australia sebagai negara tujuan favorit. Dalam periode satu tahun saja, ada sekitar 100.000 orang yang datang ke negeri Kanguru tersebut.

Dalam rilis Kedubes Australia yang diterima, Kamis (10/12/2009), data tersebut diperoleh berdasarkan penghitungan biro statistik Australia selama satu tahun yang berakhir pada September 2009.

Ini adalah pertama kalinya dalam waktu 10 tahun, pengunjung Indonesia ke Australia mencapai angka sebesar itu.

"Saya gembira hubungan antar-warga terus berkembang makin kukuh dan makin banyak warga Indonesia yang mengambil kesempatan untuk mencari pengalaman langsung ke Australia," ujar Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer.

Menurut Farmer, jumlah kunjungan terbesar terjadi pada bulan September. Sedikitnya ada kenaikan 55 persen pengunjung ke Australia. "16.400 di antaranya warga Indonesia dibandingkan dengan tahun sebelumnya, hal ini mungkin ada hubungannya dengan liburan Lebaran," lanjutnya.

Pertumbuhan jumlah wisatawan Indonesia kemungkinan besar akan terus berlanjut dengan adanya jumlah yang signifikan pemohon visa turis yang diterima oleh Kedutaan Besar setiap harinya menjelang Natal dan Tahun Baru.

(mad/mei)

Posted by deKa i djakarta 0 comments



Kiev, Jangan coba-coba makan permen karet yang dicampur bahan kimia. Bisa-bisa nyawa melayang seperti yang dialami seorang mahasiswa kimia di Ukraina yang ditemukan tewas dengan rahang mulut yang meledak.

Korban yang tidak disebutkan namanya itu adalah mahasiswa Kiev Polytechnic Institute di Ukraina. Orangtuanya menemukan anaknya tewas di rumahnya di Konotop, wilayah utara Ukraina ketika anaknya sedang berada di depan komputer.

"Bunyi ledakan terdengar keras dari kamar pemuda itu," kata polisi setempat seperti dilansir dari FoxNews, Kamis (10/12/2009).

Kantor berita Rusia Ria Novosti melaporkan mahasiswa kimia di sana mempunyai kebiasaan aneh mengunyah permen karet yang telah dicelupkan ke dalam asam sitrat. Petugas juga menemukan permen karet yang telah tercampur bahan kimia yang diduga menjadi pemicu ledakan.

Diduga mahasiswa tersebut bingung meletakkan beberapa permen karet yang telah dicampur dengan asam sitrat. Pakar forensik juga masih terus melakukan penelitian kenapa permen karet yang dicampur asam sitrat bisa meledak.

Permen karet adalah makanan yang cukup aman, bahkan permen karet yang berkalori rendah baik untuk kesehatan seperti membantu diet, memutihkan gigi, menyingkirkan bau mulut. Mengunyah permen karet bisa menambah produksi air ludah (saliva) yang berfungsi membersihkan kuman di mulut.

(ir/fah)

Posted by deKa i djakarta Thursday, December 10, 2009 0 comments


GAZA--Jaringan Masjid Da’wah mengecam kebijakan terakhir Zionis yang melarang kumandang adzan Shubuh di kota Al-Quds dengan alasan mengganggu warga permukiman Zionis. Jaringan Islam ini menganggap tindakan tersebut sebagai rangkaian dari kejahatan Israel yang terus berlanjut terhadap tempat suci ummat di sejumlah tempat di Palestina.

Dalam surat keteranganya, jaringan da’wah masjid, Kamis (3/12) mengingatkan Israel dan kelompok pemukimnya dari upaya penodaan terhadap tempat suci ummat ataupun masjid di kota tersebut. Mereka menegaskan, masjid dan tempat suci lainya tidak akan dapat menjadi komoditas mulut mereka.

Jaringan da’wah masjid menganggap Zionis bertanggung jawab atas klaim-klaim terhadap tempat suci ummat maupun masjidnya. Mereka menyerukan ummat Islam di Al-Quds untuk tetap menjalankan kewajibanya, dan tetap mengumandangkan adzan shubuh sebagaimana biasanya di setiap masjid untuk membalas semua aksi Zionis tersebut.

Mereka juga menghimbau semua ummat islam sedunia untuk bersolidaritas terhadap saudaranya di Baitul Maqdis yang mengalami kekerasan agama dengan mengulurkan bantuan baik do’a maupun dana.

ip/ahi

Posted by deKa i djakarta Friday, December 4, 2009 0 comments


GAZA--Cacat janin, kanker, terutama kanker darah kini menjadi penyakit yang merebak di jalur Gaza, pasca serangan Israel.

Para pakar menyerukan kepada warga untuk melakukan cek medis secara rutin serta perhatian terhadap perubahan pada fisik, periksa dini. Bagi pada ibu hamil agar memeriksa rutin kandungannya sejak dini dan jangan menunggu janin sudah besar. Mereka juga meminta departemen kesehatan memeriksa bahan makanan terutama daging dari luar Gaza untuk dipastikan kesehatannya.

Beberapa rekomendasi ini disampaikan selama diskusi yang digelar Pusat Lembaga Together Aggrowed – majalah harapan lingkungan dan pembangunan – dengan tema setahun agresi penghancuran dan tiga tahun blokade Israel, dampak kesehatan bagi perang Jalur Gaza dan bagaimana menghadapinya. Acara dihadiri oleh Dr. Abdul Fattah Abdu Rabbih, guru besar ilmu lingkungan dan pakar dan ahli penting lainnya.

Para pakar membicarakan soal soal generasi mendatang di tengah meningkatnya cacat janin pasca perang dan tingginya tingkat kanker secara umum, dan kanker darah khususnya.

Abdul Fatah Abdu rabbih menyampaikan hasil studi soal dampak lingkungan dari agresi Israel di Jalur Gaza dengan data, angka dan gambar, baik terhadap manusia atau lingkungan. “Masalah lingkungan memang ada sejak sebelum agresi, namun masalah itu semakin parah usai perang. Sebab tingkat polusi air karena kandungan kalori yang tinggi dan nitrat belipat-lipat sesuai dengan standar dunia. Air paling banyak tercemar di wilayah selatan Jalur Gaza dan 90% tidak layak digunakan manusia.”

Cacat pada Janin

Dr. Abdul Majid Yasin, guru besar spikologi di fakultar kedokteran dan lingkungan menyampaikan soal dampak senjata Israel dalam agresi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Ia menilai, senjata Israel yang digunakan di Jalur Gaza sangat mengagetkan sebab tidak digunakan sebelumnya dan hanya pernah dipakai di Faloja Irak.

Ia menegaskan, gas fosfor yang digunakan Israel selama agresi mengandung materi lilin yang berwarna kuning dengan aroma bawang kebanyakan digunakan dalam pabrik. Ini digunakan oleh Israel untuk menjaga pasukan dalam perang sebagai pelindung dari asap dan debu. Senjata ini didesain untuk digunakan di wilayah padang pasir terbuka bukan di daerah berpenduduk.

Yasin meneagskan, bahaya senjata ini adalah karena fosfor ini dilecutkan oleh tank dan pecahannya masih membakar di bumi jika tersedia oksigen yang banyak. Bahaya bagi kesehatan adalah dari asapnya bagi pernafasan yang bisa menimbulkan luka bakar hingga ke tulang. Zat ini bisa menyebabkan kanker dan rusak organ tubuh. Bahaya senjata ini sudah dibuktikan oleh lab-lab milik PBB.

Selain itu Israel juga menggunakan uranium yang bisa masuk ke tubuh manusia melalui pernafasan dan darah, untuk jenis alfa. Untuk jenis beta bisa menghanguskan jaringan organ tubuh. Radiasi senjata uranium Israel juga menyebabkan cacat pada janin terutama pada hati dan ginjal, menyebabkan kanker darah, kemandulan, keterbelakangan mental dan cacat lainya. Karenanya dianjurkan untuk banyak konsumsi vitamin C dan E.

Dr. Abdul Mun’im menegaskan soal bom Dime yang menyebabkan kanker. Bom ini digunakan sejak tahun 2006 di dunia, oleh Amerika pada tahun 2002 sebagai ganti bom klasik biasa yang mengandung paku dan potongan besi. Bom ini sangat besar ledakannya dan bisa menimbulkan organ rusak terbakar. Namun bahan-bahan itu dihaluskan sehingga menjadi lebih berbahaya karena tidak terlihat kasar mata atau bahkan kaca pembesar. Jika masuk tubuh manusia maka ia tidak akan terasa kecuali beberapa saaat setelah itu.

Dr. Labid mengungkap sejumlah peningkatan penderita kanker tulang dan urat pasca perang. Ia menegaskan, penderita kanker darah tahun 2006 mencapai 11 % laki-laki dan 6 % wanita. Bahayanya, kanker ini 90 % tidak terobati di dunia.

ip/ahi

Posted by deKa i djakarta 0 comments


JENEWA--Setelah berhasil mendapatkan selimut hukum larangan pembangunan menara masjid, sayap kanan, Partai Rakyat Swiss (SVP), merencanakan lebih banyak lagi larangan-larangan terhadap minoritas Muslim di negara Eropa.

"Pemilih memberi sinyal kuat untuk menghentikan tuntutan kekuasaan politik Islam di Swiss dengan mengorbankan hukum dan nilai-nilai kita," ujar Adrian Amstutz, anggota parlemen SVP kepada Swissinfo (1/12).

"Muslim harus dipakasa untuk mengintegrasikan diri ke dalam masyarakat," imbuh dia.

Amstutz mengatakan, SVP, partai terbesar di parlemen, juga akan berusaha untuk melarang burqa--pakaian longgar yang menutupi seluruh tubuh dan wajah, cadar--, bangunan makam Muslim dan pembebasan siswa Muslim untuk ikut belajar berenang yang campur dengan pria dan perempuan.

"Perkawinan paksa, khitan perempuan, dispensasi khusus dari pelajaran berenang dan burka berada di daftar puncak," tegas Amstutz.

Pemerintah pada bulan Oktober telah mengumumkan rencana memperketat hukum untuk menindak perkawinan paksa, sementara Partai Demokratik Kristen telah mendorong untuk sebuah larangan burqa.

Pemimpin SVP,Toni Brunner, juga mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk melarang jilbab, yang dalam Islam merupakan pakain wajib untuk perempuan, di tempat kerja.

Sayap kanan makin berani setelah keberhasilannya dalam mendapatkan selimut hukum larangan pembangunan menara masjid. Lebih dari 57 persen pemilih, Ahad lalu, mendukung perjuangan SVP untuk melarang pembangunan menara di Swiss. Hal ini menjadikan Swiss sebagai negara Eropa pertama yang mengesahkan larangan seperti itu.

Bagi SVP, menara merupakan simbol syariah dan Islamisasi masyarakat Swiss.

Islam adalah agama kedua di Swiss setelah Kristen. Diperkirakan berjumlah hampir 400.000, umat Islam membentuk hampir 4,5 persen dari total populasi Swiss.

Gelombang Sayap kanan
Amstutz, anggota senior SVP, memperingatkan terhadap segala upaya penundaan pelaksanaan larangan menara.

"Mereka yang mempertanyakan apakah teks inisiatif dapat dipraktkkan menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap hak-hak demokratis."

Pemerintah Swiss akan menunda keanggotaannya dalam perjanjian internasional, jika Mahkamah HAM Eropa memutuskan untuk menentang hasil referendum yang melarang pembangunan menara.

"Kami pasti akan merayakan," kata Nadja Pieren, yang menghadiri rapat umum mendukung larangan.

"Ini menunjukkan bahwa kita tidak menginginkan politik Islam di Swiss," imbuh dia.

Namun hasil referendum yang melarang pembangunan menara masjid Swiss tersebut terus menuai kritik internasional.

Dewan Eropa, yang terdiri dari 47 negara, mengatakan, larangan "memunculkan pertanyaan mengenai apakah hak-hak dasar individu, yang dilindungi oleh perjanjian internasional, harus tunduk pada suara mayoritas."

Larangan menara juga dikawatirkan dapat menjadi gelombang provokasi baru yang populis, sentimen anti-imigran di Swiss. "Itu bisa jadi merupakan permulaan bagi munculnya gelombang baru sayap kanan," papar Clive Church, pakar politik Swiss dari Kent University, kepada Reuters.

"Saya mendorong semua orang di mana pun untuk menganggap serius masalah diskriminasi ini," tegas Navi Pillay, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

"Jika dibiarkan untuk mengumpulkan momentum, diskriminasi dan intoleransi tidak hanya membahayakan bagi kelompok yang diserang, mereka juga merugikan masyarakat secara umum".

iol/taq


Posted by deKa i djakarta Thursday, December 3, 2009 0 comments


HONG KONG, Berlian 5 karat langka berwarna merah jambu dilelang di Hong Kong, Selasa (1/12), dan memecahkan rekor penjualan seharga 10,8 juta dolar AS. Dengan rekor ini, pasaran untuk batu berharga langka sepertinya kembali bersinar setelah sempat terimbas krisis keuangan.

Berlian berwarna merah jambu cerah itu nyaris sempurna, tapi tidak tanpa cela. Namun jenisnya yang jarang ditemukan mengundang penawaran seru di lelang musim gugur Christie's untuk karya seni Asia dan China di Hong Kong.

Berlian ini memecahkan rekor penjualan yang tercetak 15 tahun lalu di Jenewa, ketika batu berharga 19,66 karat terjual seharga 7,4 juta dolar AS. Sementara harga per karat berlian merah jambu itu, yaitu 2,2 juta dollar AS, merupakan yang tertinggi pada lelang berlian manapun, menurut Christie's.

"Belum pernah ada batu berharga yang terjual 2 juta dolar per karat. Biasanya harga yang kita jumpai kira-kira 1 juta dolar per karat untuk berlian berwarna, tapi tak pernah mencapai 2 juta," tutur Francois Curiel, pimpinan Christie's Eropa. "Ini rekor yang tak akan dipecahkan dalam waktu dekat."

Berlian yang ditatakan pada cincin itu dipotong berbentuk kotak oleh perusahaan pengrajin perhiasan terkenal, Graff Diamonds dan hanya seperempat ukuran berlian yang dari Jenewa. Meski bukan tanpa cacat, tapi warna merah jambu cerahnya dianggap sempurna. Curiel menyebutnya sebagai "berlian merah jambu yang memukau, dan mungkin merupakan salah satu yang paling jarang yang pernah kulihat."

Walau batu yang ditambang dari Afrika Selatan ini memiliki noda-noda kecil, tapi pihak Christie's mengatakan bahwa noda-noda tersebut bisa dihilangkan dengan sedikit pemolesan ulang.

Christie's memiliki catatan rekor penjualan batu berharga langka di Asia karena pihaknya yakin pada potensi pasaran Asia untuk batu berharga dan karya seni kelas internasional.

Mei tahun ini, sebelum krisis keuangan melemahkan pasaran lelang dunia, Christie's menjual berlian 101,27 karat sebesar bola ping pong di Hong Kong, seharga 6,2 juta dolar.

Namun, beberapa berlian unggulan juga pernah mengecewakan di Asia, termasuk satu berlian putih 72,22 karat kelas "D" tak bercacat yang gagal mencapai target harga penjualannya di penjualan Sotheby's, di Hong Kong, April tahun ini. Berlian tersebut terjual kurang dari perkiraan harga jualnya, yaitu antara 10-12 juta dolar.

Perhiasan termahal di dunia yang pernah terjual dalam lelang adalah berlian biru "Wittelsback", yaitu batu biru keabu-abuan gelap dari abad ke-17 yang meraih harga 24 juta dolar tahun lalu. Meski begitu batu berharga merah dan merah jambu kelas atas juga terkenal memiliki harga sangat tinggi.


C17-09

Editor: wsn

Posted by deKa i djakarta Wednesday, December 2, 2009 0 comments


CORDOBA, Gara-gara kepincut ingin mempertahankan keelokan tubuhnya, seorang mantan model justru tewas setelah melakukan bedah pada bagian tertentu tubuhnya.

Dia adalah mantan Miss Argentina, Solange Magnano (38), yang dilarikan ke rumah sakit pada saat-saat terakhirnya setelah melakukan sebuah operasi kosmetik. Ibu dua anak kembar meninggal hari Minggu setelah arteri paru-parunya terganggu yang membuatnya harus berada dalam kondisi kritis aselama tiga hari di ruang perawatan intensif.

Teman dekatnya, yang juga seorang perancang busana, Roberto Piazza menyebut si pemilik rambut cokelat ini telah terobsesi dengan penampilannya sebagai model yang sukses di akhir kariernya. 'Solange adalah seorang gadis muda yang memiliki segalanya. Dia menjalani kehidupan bak dewi, namun ia masih merasa iri dunia," katanya.

"Sekarang dia meninggal hanya karena ia ingin memiliki tubuh yang kencang."

"Dia meninggal karena obsesi atas kecantikannya."

Magnano dianugerahi mahkota sebagai Miss Argentina pada 1994, sebelumnya juga melakukan operasi pada bagian payudaranya, pasca kelahiran putra kembarnya. Dan Kamis lalu, ia berangkat dari rumahnya di ibukota Cordoba, ke Buenos Aires untuk implan bokong. Tapi ia buru-buru dari sebuah klinik swasta di rumah sakit tak lama setelah operasi.

Magnano - yang baru saja meluncurkan agen model sendiri, Model Actitud - menderita emboli paru, arteri paru-paru akan diblokir, dan dokter tidak mampu menyelamatkan nyawanya.

Piazza, yang menjadi rekannya mengatakan, kesuksesannya dalam karier membuatnya terobsesi dengan penampilannya setelah kembali pulang ke Argentina. "Dia model yang fantastis. Saat bertemu dia pertama kali, saya berpikir gadis ini sempurna."

"Dia punya tubuh yang luar biasa, tidak terlalu kurus, padat dan indah."

"Pada tahun 1994 dia mengikuti pemilihan Miss Universe. Dia sukses berkelilingdunia, dia banyak bekerja di Paris. Dia kemudian kembali ke Argentina, jatuh cinta dan menikah dengan seorang pria tampan. Mereka kemudian tinggal di Cordoba hingga memiliki putra kembar."

Dari sinilah ia memulai kehidupan sebagai model. Piazza mengatakan, Magnano telah melakukan operasi pengangkatan payudara, kemudian ia terobsesi membuat bokongnya lebih tampak kencang. "Dia pun mulai mencari tahu, karena ingin tubuhnya menjadi lebih bagus. Dia bilang dia punya selulit," katanya.

Magnano dimakamkan di kota asalnya di San Francisco. Sekitar 300 orang hadir dalam acara itu. Kematiannya menjadi perbincangan yang menghebohkan di Argentina menyangkut benar tidaknya operasi kosmetik.

Sekitar 50.000 operasi kosmetik berlangsung di negara itu, dan lebih dari 60 persen peningkatannya dalam lima tahun terakhir.Semakin banyak orang asing yang bepergian ke negara Amerika Selatan, karena ada operasi yang relatif murah.



TOF

Editor: tof

Posted by deKa i djakarta 0 comments



Budapest - Sebuah kapal Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) ditemukan di dasar laut dengan isi antara lain 180.000 koin emas. Seluruh koin dalam kondisi bagus dan nilai taksiran sekitar US$ 1 miliar!

Bangkai kapal VOC yang diperkirakan tenggelam 3 abad lalu tersebut ditemukan oleh para penyelam Hungaria di perairan dekat salah satu pantai di Brazil, demikian dikutip dari media Belanda berdasarkan rilis media Hungaria, Sabtu (28/11/2009).

"Kapal bernama Voetboog bertiang tiga ini tenggelam pada 29/5/1700, dengan awak 109 orang, membawa muatan sangat mahal," ujar kepala ekspedisi Attila Szalóky.

Muatan kapal VOC iu antara lain sutera, rempah-rempah, teh, porselein dan 180.000 keping koin emas Belanda. "Benda-benda itu menurut para penyelam dalam kondisi bagus," jelas Szalóky.

Menurut Szalóky, kapal tersebut dalam perjalanan dari Batavia (kini Jakarta) menuju Negeri Belanda. Dengan memilih rute pelayaran via perairan Brazil awak kapal berharap dapat mencapai Negeri Belanda dengan aman.

Namun bagaimana akhirnya kapal tenggelam masih belum jelas benar. Diduga sesampainya di Samudera Atlantik kapal tersebut terjebak dalam badai dan akhirnya karam.

(es/es)

Posted by deKa i djakarta Sunday, November 29, 2009 0 comments


JENEWA--Di tengah kampanye larangan pembangunan menara masjid marak di Swiss dan undang-undang resmi negara melarang pemotongan hewan kurban, umat Islam di negara itu masih dapat menikmati perayaan Idul Adha.

Seperti halnya perayaan Idul Adha di sebagian besar negara Muslim di dunia yang jatuh pada Jumat (27/11), masyarakat Islam Swiss juga merayakannya pada hari yang sama.

‘’Hari raya Idul Adha adalah waktu untuk bergembira dan menjalin persaudaraan. Kami tidak akan berputus asa oleh kampanye kebencian yang dilancarkan kelompok sayap kanan,’’ ujar Hisyam Maizar, Presiden Federasi Organisasi Islam di Swiss, kepada IslamOnline.net.

Pada hari ketiga Idul Adha, warga Swiss akan memberikan suara pada referendum yang dipelopori oleh kelompok sayap kananPartai Rakyat Swiss (SVP) untuk melarang pembangunan menara masjid di negara Eropa tersebut. Pihak SVP menilai, menara adalah simbol syariah Islam dan dengan demikian tidak sesuai dengan sistem hukum Swiss.

‘’Kami gembira Idul adha tidak dilarang oleh kelompok sayap kanan,’’ kata Maizar. Karenanya, menurut dia, umat Islam di sana yakin bahwa masyarakat non-Muslim Swiss akan memilih menolak usulan larangan pembangunan menara masjid.

Pelarangan menara ini ditentang oleh pemerintah, parlemen dan semua partai politik besar di negara Eropa. Uskup Katolik Roma dan rabi Yahudi juga mendesak para pemilih untuk menolak larangan menara. Amnesti Internasional mengatakan pada hari Rabu (25/11) bahwa larangan seperti itu akan menjadi pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan pelanggaran hak-hak kesetaraan. Islam adalah agama kedua di Swiss setelah Kristen.

Tak ada hewan kurban
Suasana perayaan Idul Adha juga terlihat di daerah-daerah berpenduduk Muslim di seluruh negara Eropa. Toko-toko di sepanjang lingkungan La Paix di Jenewa, misalnya, menjual segala jenis masakan tradisional Arab, Turki dan Balkan.

Namun keceriaan perayaan Idul Adha di Swiss tidak diwarnai pemotongan hewan kurban. ‘’Kami hanya menyumbangkan uang dan membayar tunai harga hewan kurban untuk masyarakat miskin dan lembaga amal di dunia Muslim,’’ kata Maizar.

Berdasarkan aturan di Swiss, penyembelihan hewan tanpa pemberitahuan merupakan tindakan terlarang. Karena ada larangan seperti ini, ahirnya umat Islam Swiss memilih menyumbang uang atau mengimpor hewan kurban dari negara tetangga mereka, Prancis.

‘’Mereka ingin merusak Idul Adha kami dengan kampanye rasis, tapi kami tidak akan membiarkan mereka,’’ kata Mustafa Kamal, pemilik toko makanan halal. ‘’Kami yakin Swiss tidak akan ambil bagian dalam lelucon ini.’’


dia/rid/taq


Posted by deKa i djakarta 0 comments



Jakarta - Kondisi gagal bayar yang dialami oleh Dubai World utamanya dipicu oleh ekspansi yang berlebihan melalui penerbitan surat utang. Ekspansi berlebihan ini tidak diimbangi oleh kemampuan pembayaran.

Dubai merupakan salah satu negara di Timur Tengah yang cukup ekspansif melakukan pembangunan gedung-gedung mewah.

Nakheel, anak usaha Dubai World tercatat memiliki obligasi syariah US$ 3,5 miliar yang jatuh tempo pada 14 Desember dan utang lain senilai US$ 980 juta yang jatuh tempo 13 Mei 2010. Nakheel yang merupakan pengembang properti terkemuka itu sempat menjadi raja ketika terjadi booming konstruksi.

Limitless, pengembang yang juga anak usaha Dubai World lainnya tercatat memiliki utang obligasi syariah senilai US$ 1,2 miliar yang jatuh tempo pada 31 Maret 2010.

Dubai World tercatat memiliki kewajiban hingga US$ 59 miliar, atau menguasai sebagian besar dari total utang Dubai yang mencapai US$ 80 miliar. Pemerintah Dubai mengumumkan telah menunjuk konsultan Deloitte untuk membantu restrukturisasi utang obligasi tersebut.

Namun, kondisi gagal bayar Dubai World yang sempat mengguncang bursa-bursa di Eropa dan AS ini, tidak menimbulkan dampak yang dalam kepada sektor keuangan di Indonesia.

Berikut penjelasan dari Chief Economist Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa ketika ditemui di sebuah acara diskusi di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (28/11/2009):


Apa yang menjadi penyebab gagal bayar Dubai World ini?
Dubai kalau saya lihat ekspansinya agak keterlaluan. Dimana-mana dia ekspansi utang semua, di tempatnya saja bikin bangunan yang mewah-mewah begitu. Jadi saya pikir tidaksustainable karena orang di sana tidak banyak jadi ini over ekspansi dari perusahaan itu sendiri.

Pengaruhnya ke indonesia?
Saya pikir tidak ada karena selama ini kita melihat waktu mereka masuk ke sini kita tidak melihat ekonominya naik gara-gara mereka masuk. Jadi ada faktor lain yang lebih signifikan dibandingkan hal itu, yaitu ketika BI menurunkan suku bunga pada bulan Desember 2008 yang lalu sampai sekarang berada di level yang rendah. Kalau bunga bisa bertahan seperti sekarang, rasanya ekonomi bisa lari terus. Cuma tetap saja jangka pendek ada reaksi negatif di pasar maupun rupiah walaupun tidak sampai hancur melemah sampai di atas Rp 10 ribu per dolar AS, paling fluktuasi di Rp 9.500 per dolar AS.

Dampak kasus gagal bayar obligasi Dubai World ini ke rupiah bagaimana?
Saya tidak melihat dampak yang signifikan terhadap nilai tukar karena ini bukan berarti uangnya boleh keluar tiba-tiba, cuma yang masuk melalui mereka akan berkurang. Sementara sentimen negatif dolar masih kuat sehingga rupiahnya kecil terkoreksi semakin dalam. Tapi kalau kita lihat reaksi pasar modal Asia kemarin, dimana pasar modal Asia terkoreksi tajam sekali, ada kemungkinan negatif ke pasar modal kita nanti hari Senin. Cuma untungnya Amerika kemarin tidak terlalu negatif, jadi seandainya ada pengaruhnya pun tidak akan terlalu dalam dan tidak akan terlalu lama karena pada dasarnya keadaan ekonomi kita dan dunia masih lumayan.

Asia kan jatuh, saya monitor Eropa jatuh apa tidak, kalau tidak salah posistif. Amerika semalam katanya indikasinya akan trun, kebetulan mereka lagi libur juga kan, libur thanksgiving, lama liburnya seminggu. Jadi kalau minggu depan Eropa sudah stabil mungkin reaksinya tidak akan dalam. Kan bank yang tereksposur di sana kan HSBC, beberapa bank-bank Inggris, Stanchart mungkin. Tapi yang domestik sendiri belum saya dengar ada bank di sini yang memberi pinjaman ke Dubai atau beli obligasi di sana. Jadi harusnya impact finansial kita relatif terbatas yang langsung, yang ada paling yang tidak langsung ke sentimen negatif di bursa karena global jatuh di sini juga jatuh.

Terhadap investor berpengaruh?
Pada dasarnya mereka akan tunggu dulu. Biasanya ketika suatu negara berkembang jatuh mereka akan tunggu sampai suasana stabil, jadi akan tergantung pada prospek nanti kita ke depannya bagaimana dalam jangka waktu yang panjang. Tapi dalam waktu yang pendek ada kemungkinan mereka tunggu-tunggu dan mungkin sebagian pulang. Saya tidak expectdampaknya kenapa, karena ekonomi Dubai sendiri link -nya jauh, ya mungkin ke investasi beberapa tadi, tapi tidak berarti ekonomi langsung jatuh, mungkin seminggu mereka akan wait and see . Itu akan menentukan investasi di sini atau tidak. Tapi selama kita bisa menjaga fundamental, ekonominya tidak terlalu masalah.

Berapa persen investasi mereka (Dubai) ke sini?
60-70 persen investasi asing di pasar modal. Kalau Dubai di capital market tidak kelihatan. Timur Tengah investasinya sedikit jadi belum terlalu banyak.

US$ 7,2 miliar itu besar atau kecil?
Saya pikir besar, cukup signifikan tapi itu kan tidak setahun. Kalau dibandingkan bangun hotel kan 3-5 tahun, jadi dibagi 3 waktunya. Jadi setahunnya US$ 3,2 milliar.
Cukup signifikan cuma sebelum uang itu masuk terus nanti beda keadaanya belum masuk dan masuk banyak. Kalau sudah masuk banyak dan dampaknya berhenti itu akan signifikan, tapi inikan belum mulai seandainya ada impact -nya pun belum signifikan.

(nia/dnl)

Posted by deKa i djakarta Saturday, November 28, 2009 0 comments



Jeddah - Hujan lebat yang melanda beberapa kota di Arab Saudi menelan korban. Sedikitnya, 11 warga Jeddah, tewas karena bus yang mereka tumpangi tenggelam.

"Ke-11 korban itu diyakini telah tenggelam," kata salah seorang pejabat pertahanan sipil seperti dikutip dari AFP, Kamis (26/11/2009).

Menurut pejabat tersebut, hujan disertai angin kencang menghantam kota Saudi Barat pada Rabu, 25 November pagi hari. Hujan ini menyebabkan jalanan di sekitar kota Jeddah banjir.

Menurut seorang saksi, korban tewas karena bus yang ditumpanginya tenggelam dalam sebuah terowongan. Saksi melihat beberapa jenazah terbaring di samping bus.

"Jalan-jalan utama tetap macet oleh lalu lintas", kata saksi.

Hujan juga menyebabkan ratusan jamaah haji yang melakukan perjalanan dari Jeddah ke Makkah terhambat. Insiden tenggelamnya bus tersebut dilaporkan pada 80-km (50 mil) dari Jeddah, di mana 2,5 juta jamaah berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji.

(ape/fiq)

Posted by deKa i djakarta Thursday, November 26, 2009 0 comments


ALJAZAIR--Negara-negara pengekspor minyak yang tergabung di OPEC kemungkinan akan mempertahankan tingkat produksinya saat para menteri organisasi itu bertemu di Luanda, Angola, 22 Desember, kata menteri energi Aljazair, Rabu waktu setempat. "Kami akan menjaga tingkat produksi yang sama sampai kami memiliki visi yang lebih jelas dari situasi ekonomi dunia," kata Chakib Khelil dalam sebuah laporan dikutip Kantor berita APS.

"Setiap keputusan oleh OPEC akan tergantung pada perkembangan ekonomi dunia ... Saya pikir semua orang setuju bahwa kita belum memiliki gambaran yang lebih jelas dari ekonomi dunia. Lebih baik untuk bertahan dengan situasi saat ini, yaitu mempertahankan kuota produksi," katanya, seraya menambahkan bahwa pasar saat ini mendapat pasokan yang mencukupi.

Khelil mengatakan harga minyak tidak hanya ditentukan oleh penawaran dan permintaan. Menggunakan pengaruh yang lebih besar untuk "proyeksi yang lebih optimis" untuk momentum ekonomi dunia. "Kebanyakan orang berpikir ekonomi akan membaik, bahwa permintaan akan naik dan bahwa harga akan menguat," katanya.

Akibatnya, para dealer membeli minyak sekarang agar dapat menjual pada harga yang lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang. "Tapi kalau segala sesuatu tidak berjalan dengan baik, mereka akan mulai untuk menyingkir dari minyak dengan sangat cepat," katanya meramalkan, menunjukkan kemungkinan terjadinya resesi lain.

Khelil mengatakan ekonomi AS, yang terkait sangat erat dengan Cina dan India, bisa membebani harga minyak jika Amerika Serikat mengalami pelambatan baru. Minyak kini diperdagangkan pada sekitar 76 dolar AS per barel setelah merosot sampai 40 dolar setahun yang lalu.

ant/AFP/kpo

Posted by deKa i djakarta Wednesday, November 25, 2009 0 comments


Ingin membeli kancing baju dari China? Atau mesin-mesin besar? Tinggal masuk ke alamat situs Alibaba.com. Dalam satu kali klik, terpampanglah ratusan, bahkan ribuan produsen China. Mulai dari peraut pensil hingga barang yang besar dan rumit pengejaannya. Minimal ordernya pun cukup besar, ada yang 500 unit atau bahkan 10.000 unit.

Sebagian pemasok di Alibaba.com adalah perusahaan usaha kecil dan menengah (UKM). Alibaba.com telah menjadi situs business to business terbesar yang menghubungkan produsen di China dengan dunia.

Sama seperti dalam hikayat Seribu Satu Malam, ketika Alibaba meniru para perampok mengucapkan mantera ”Sesam, buka pintu”, terbukalah pintu ke negara pengekspor nomor dua terbesar di dunia itu.

Pengguna Alibaba.com sudah mencapai 8 juta dan pendapatannya terus meningkat. Akhir tahun lalu, pendapatan Alibaba.com naik 39 persen menjadi 440 juta dollar AS. Belakangan Alibaba.com juga menyediakan Aliexpress untuk para konsumen yang diperbolehkan memesan satu barang saja.

”Kecil itu indah. UKM menyediakan mesin penggerak pertumbuhan ekonomi di Asia dan mereka adalah masa depane-commerce,” ujar CEO dan pendiri Alibaba.com, Jack Ma, pada Pertemuan Tingkat Tinggi UKM APEC di Singapura, Kamis (12/11). Ma mengungkapkan, mekanisme pembiayaan atau dukungan kepada UKM belum maksimal karena belum ada mekanisme standar yang dapat digunakan.

”Pada tahun 1999, kita memprediksi bahwa pemenang dalam bisnis internet adalah udang, bukan paus. Delapan tahun kemudian pengalaman membuktikan, perusahaan yang mendapatkan manfaat utama dari e-commerce adalah UKM yang menggunakan internet untuk memasarkan produk mereka atau untuk menemukan relasi bisnisnya di seluruh dunia,” lanjut Ma penuh semangat. Penampilan mantan guru ini tetap sederhana, dengan menggulung lengan panjang bajunya hingga ke siku.

Menurut dia, UKM layak mendapat perhatian karena semua bisnis besar berawal dari langkah kecil. ”Seperti bayi, semua orang tahu bahwa bayi ini akan tumbuh. Semua pelaku bisnis akan sukses karena mereka yakin akan keberhasilannya. Mereka berhasil karena terus menjaga mimpi besarnya. Orang bisa tahan satu minggu tanpa makanan, tiga hari tanpa minuman, tetapi orang akan mati jika kehilangan harapan dalam satu menit saja,” tutur Ma.

Ma sudah mengalami hal ini. Situs Alibaba.com tidak serta-merta besar seperti sekarang ini. Menurut dia, kesuksesan Alibaba.com tidak lain karena ”Kami tidak memiliki uang, teknologi, dan rencana ke depan,” ujarnya suatu ketika. Jack Ma menyatakan tidak pernah sekali pun menyangka akan sukses di bisnis online. Dia mantan guru Bahasa Inggris, bukan seorang teknisi komputer.

Minat Ma pada bahasa Inggris membawa dia keluar China dan memiliki pandangan lebih luas. Pada umur 12 tahun dia sudah tertarik belajar bahasa Inggris. Dalam delapan tahun masa kecilnya dihabiskan dengan bersepeda 40 menit menuju sebuah hotel di dekat Danau Hangzhou, sekitar 160 kilometer dari Shanghai. Ketika itu China baru mulai membuka diri dan mulai banyak turis yang datang ke China. Ma memberanikan diri menjadi pemandu gratis agar dapat cas-cis-cus mempraktikkan bahasa Inggris-nya. Pengalaman selama delapan tahun itu membuat pemikiran Ma lebih terbuka dan lebih mengglobal dibandingkan teman-teman sebayanya.

Ma membulatkan tekadnya belajar bahasa Inggris, tetapi perjalanan masuk menjadi mahasiswa tidaklah mudah. Dia harus mengikuti ujian masuk universitas sampai dua kali. Akhirnya, Ma diterima di Universitas Keguruan Hangzhou, semacam institut keguruan dan ilmu pendidikan pada masa lalu. Ma belajar menjadi guru sekolah menengah. Menurut dia, universitas tempatnya bekerja tidak begitu bagus kualitasnya.

Pinjam uang
Lulus dari universitas, Ma adalah satu-satunya dari 500 mahasiswa seangkatannya yang ditugaskan mengajar di universitas. Ketika itu gaji Ma sebulan sebesar 100-120 renminbi, setara dengan Rp 114.000-Rp 142.500 per bulan. Ma selalu memimpikan, setelah bertugas mengabdikan dirinya selama lima tahun, dia akan memulai bisnis hotel atau yang lain.

”Pada tahun 1992, perekonomian China sudah mulai bertumbuh, saya melamar banyak sekali posisi, tetapi tidak ada yang lolos. Akhirnya saya menjadi sekretaris general manager gerai penjual ayam goreng Kentucky Fried Chicken,” kata Ma. Dia juga menjadi penerjemah sebuah delegasi perdagangan.

Seorang teman kemudian memperlihatkan internet untuk pertama kalinya. Ketika Ma mencari kata beer di mesin pencari Yahoo, dia menemukan kenyataan bahwa tidak ada data tentang China. Mereka lalu membuat situs tentang China.

Ma semakin tertarik pada komputer dan meminjam uang 2.000 dollar AS dari kerabatnya untuk mendirikan perusahaan komputer. Padahal dia tidak mengerti tentang komputer ataupun surat elektronik. Dia bahkan tidak pernah menyentuh keyboard komputer sebelumnya. ”Rasanya seperti orang buta yang menunggangi macan buta,” katanya.

Perusahaan itu bersaing dengan perusahaan telekomunikasi raksasa China, China Telecom, selama satu tahun. Akhirnya, China Telecom menawarkan berinvestasi pada perusahaan Ma sebesar 185.000 dollar AS. ”Itu adalah uang terbanyak yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya,” kenang Ma.

Sayangnya, Ma hanya kebagian satu kursi dewan direksi. Setiap hal yang diusulkan langsung ditolak mentah-mentah. Ma mengandaikan keadaan itu seperti gajah dan semut. Mimpi memiliki perusahaan sendiri tidak juga padam.

Perjalanan Alibaba.com bukannya tidak tanpa hambatan. Pada tahun 2002, dana tunai hanya tersisa untuk bertahan selama 18 bulan. ”Kami memiliki banyak anggota yang menggunakan situs kami, tetapi tidak tahu apakah kami bisa mendapatkan uang. Kami mempertemukan eksportir barang dari China dengan pembeli dari AS. Model ini menyelamatkan kami. Pada akhir 2002 kami berhasil membukukan keuntungan sebesar 1 dollar AS. Setiap tahun keuntungan kami bertambah-tambah,” katanya.

Menjadi perusahaan publik juga titik balik penting. Alibaba.com berhasil meraup dana penawaran saham perdana 1,7 miliar dollar AS di Bursa Saham Hongkong pada November 2007. Itu merupakan penawaran saham perdana (IPO) internet terbesar sejak IPO Google di Nasdaq.

Ma telah berhasil mewujudkan mimpi besarnya menjadi kenyataan walaupun tidak mulus dan selalu ada hambatan.




Editor: Edj

Posted by deKa i djakarta Saturday, November 21, 2009 0 comments



Roma - Krisis pangan dunia perlu penyelesaian bersama seluruh negara. Tidak mungkin persoalan pangan global dapat diselesaikan melalui penyelesaian individualis masing-masing negara.

Hal itu dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono dalam pidato pada Pertemuan ke-36 Konferensi FAO di kantor pusat FAO, Roma, Kamis (19/11/2009).

"Atas dasar itu Indonesia sangat mendukung segala bentuk inisiatif untuk membangun kemitraan global yang lebih baik dan lebih kuat," demikian Mentan seperti disampaikan Atase Pertanian Roma Erizal Sodikin kepada detikfinance malam ini.

Mentan Suswono ke Roma selain dalam rangka konferensi FAO juga yang utama mendampingi Wapres RI Boediono yang menyampaikan pidato pada World Summit on Food Security (Pertemuan Puncak Dunia tentang Ketahanan Pangan Global), 16-18/11/2009.

Selain menekankan perlunya kerjasama global, Mentan juga menyinggung beberapa hal menyangkut keberhasilan Indonesia dalam mengelola pangan pokok penduduknya, serta menjelaskan tentang partisipasi Indonesia dalam membantu negara lain melalui kerjasama Selatan-Selatan.

Mentan juga menginformasikan beberapa target Indonesia terkait ketahanan pangan seperti swasembada daging dan gula, yang diharapkan dapat tercapai dalam periode lima tahun mendatang.

Terkait ketahanan pangan dalam negeri, Mentan juga menekankan tentang salah satu prioritas utama program yang akan dilakukannya yaitu diversifikasi pangan dan penurunan tingkat konsumsi beras per penduduk Indonesia yang dinilai terlalu tinggi.

(es/es)

Posted by deKa i djakarta Friday, November 20, 2009 0 comments


JAKARTA, Konvensi PBB tentang Perubahan Iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Conference of the Parties (COP) 15 di Kopenhagen, Denmark pada 7-18 Desember mendatang diragukan akan mencapai kesepakatan baru. Padahal, COP 15 Kopenhagen ditargetkan bisa melahirkan kesepakatan baru pengganti Protokol Kyoto yang akan berakhir pada tahun 2012.

Keraguan itu didasarkan pada hasil perundingan terakhir menuju COP 15 yang digelar di Barcelona, Spanyol akhir pekan ini. Perundingan ini tak menghasilkan kesepakatan apapun, bahkan diwarnai aksi walk out oleh sejumlah negara Afrika. Negara-negara maju bersikeras tak menetapkan target pengurangan emisinya.

Aktivis Lingkungan, Arief Wicaksono memperkirakan, akan ada tiga skenario yang mungkin menjadi hasil dari konvensi di Kopenhagen tersebut. Skenario pertama, Protokol Kyoto akan mengalami perbaikan dan memasuki periode kedua (second period of commitment). Akan tetapi, konvensi ini tidak akan menghasilkan skema kesepakatan baru pasca Protokol Kyoto.

Dengan skenario ini, skema Reducing Emission from Deforestation dan Degradation (REDD) in Developing Countries, akan memiliki peluang untuk diakomodir sebagai tambahan pada perbaikan Protokol Kyoto.

"Kemungkinan tidak adanya kesepakatan baru sangat besar mengingat dalam pertemuan menjelang COP 15 negara-negara maju tetap tak mau menunjukkan komitmennya dalam penurunan emisi. Ini menyebabkan negara berkembang merasa ada ketidakadilan," kata Arief, saat mengisi workshop "REDD, Solusi atau Problem untuk Perubahan Iklim", di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/11).

Kedua, Protokol Kyoto tidak akan diperbaiki dan tidak ada kesepakatan tentang protokol baru. "Skema REDD tidak akan masuk dan yang berlaku tetap protokol lama," jelas Arief, yang saat ini aktif di The Samdhana Institute.

Skenario ketiga, Protokol Kyoto akan memasuki second period of commitment dengan segala perbaikannya dan disepakatinya draft kesepakatan baru di Kopenhagen. Akan tetapi, skenario ini diragukan menjadi kenyataan. Sebab, Amerika Serikat dan negara-negara Annex I (negara maju/industri) bersikeras tidak ada protokol baru.

Komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pertemuan G-20 di Pittsburg, AS, beberapa waktu lalu, perlu pembuktian untuk mendorong negara-negara maju agar turut berkomitmen untuk menetapkan angka target penurunan emisi, sehingga membuka celah kesepakatan di Kopenhagen. Saat itu, Presiden SBY mengatakan, Indonesia menargetkan menurunkan emisinya hingga 26 persen pada akhir tahun 2020. Angka ini bisa meningkat hingga 41 persen, jika mendapatkan insentif dari negara-negara maju sesuai skema REDD.

"Posisi tawar Indonesia sebenarnya tinggi, karena negara kita tidak memiliki kewajiban untuk menurunkan emisi. Indonesia tidak termasuk negara Annex I. Saya khawatir, pernyataan Presiden hanya untuk meraih dukungan dan terwujud atau tidak masih perlu pembuktian dengan upaya-upaya yang dilakukan di Tanah Air," ungkap Arief.

Pasca-perundingan Barcelona yang berakhir tanpa kesepakatan, delegasi RI sendiri menyatakan akan mengupayakan untuk melakukan pendekatan ke beberapa negara kunci sebelum COP 15 Kopenhagen.



Posted by deKa i djakarta Sunday, November 8, 2009 0 comments


LONDON, Sebuah riset oleh Lembaga Sosial Erskine tentang Perang Dunia II dan Adolf Hitler dipublikasikan di Inggris, Jumat (6/11). Yang ditanya adalah 2.000 anak berusia antara 9 dan 11 tahun.

Dari 20 anak yang ditanya, satu orang menjawab, "Adolf Hitler pelatih sepak bola Jerman kan?"

Sementara itu, Holocaust dianggap sebagai pesta selebrasi penutupan Perang Dunia II.

Selanjutnya, sebanyak enam dari 20 anak yang ditanya tersebut juga ada yang menjawab Adolf Hitler adalah nama sebuah taman bermain. Tak cuma itu, satu di antara 12 anak ingusan itu berpikir kalau Adolf Hitler adalah "Si Tukang Jagal" dari Eropa selama Perang Dunia II berlangsung.

Kemudian, sebanyak 45 persen responden mengaku tidak memikirkan tentang tentara-tentara yang menjadi korban dalam perang tersebut. Tak cuma itu, sejumlah 40 persen responden juga tak tahu apa-apa soal Hari Peringatan Perang Dunia II.

"Kami mafhum kalau anak-anak adalah masa depan negeri. Makanya, penting untuk membantu mereka belajar sejarah bangsanya," kata Kepala Eksekutif Erskine Mayor Jim Panton yang mengaku terkejut dengan jawaban-jawaban tunas-tunas muda itu.
Lembaga Erskine membantu menyediakan perawatan dan pelayanan medis untuk para veteran perang.


Editor: primus

Posted by deKa i djakarta Friday, November 6, 2009 0 comments


ASUNCION, Presiden Paraguay Fernando Lugo mengganti para panglima militernya setelah ada desas-desus rencana kudeta untuk menggulingkan pemerintahan kirinya.

Lugo, mantan pendeta Katolik yang naik ke tampuk kekuasaan pada Agustus 2008, membebastugaskan panglima Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara pada Rabu (4/11), sehari setelah menyatakan ada kelompok yang berencana untuk kudeta dari tubuh angkatan bersenjata.

Ia kemudian mengangkat beberapa perwira senior untuk menggantikan mereka yang diberhentikan. Kepala Staf Gabungan Laksamana Muda Cibar Benitez, tetap di posnya tetapi akan diganti bulan depan. Namun ia membantah ada rencana pemberontakan militer.

"Tak seorang pun di angkatan bersenjata punya maksud ini," katanya kepada wartawan. Lugo tak membuat pernyataan publik mengenai pembebastugasan para perwira tersebut.

Posted by deKa i djakarta 0 comments


Makkah - Jumlah jamaah calon haji Indonesia yang meninggal terus bertambah, sebelumnya tercatat enam orang saat ini bertambah menjadi delapan orang yang wafat di Arab Saudi. Satu jamaah calon haji meninggal dunia di Madinah dan satunya lagi di Makkah.

Dari data Departemen Agama yang dihimpun tim Media center Haji di Daerah Kerja (Daker) Makkah, Selasa (3/11/2009) malam waktu setempat. Jumlah jamaah yang wafat bertambah menjadi delapan orang sejak mereka datang pertama kali ke Madinah dan Makkah.

Untuk hari ini, jamaah bernama Djamilah Nasution binti Kumun warga Pematang Siantar yang masuk Kloter 09 Medan meninggal dunia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah pada pukul 02.45 waktu setempat karena menderita stroke. Jenazah Djamila sendiri saat ini sudah dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah.

Satu lagi, jamaah bernama Wasdi bin Dartam warga Batang, Jawa Tengah yang masuk Kloter 03 Solo ini meninggal dunia di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) pada pukul 00.30 waktu setempat. Jenazah Dartam sendiri langsung dimakamkan di Pemakaman Ma'la, Makkah.

Sebelumnya, daftar jamaah calon haji yang meninggal adalah Enung Nurhayati binti Hasan warga Karawang, Jawa Barat yang masuk Kloter 04 Jakarta (JKS) meninggal pada hari Senin (2/11/2009) pukul 19.00 waktu setempat akibat gagal jantung. Nurhayati sendiri telah dimakamkan di Ma'la, Makkah.

Sementara lima jamaah calon haji lainnya yang telah dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah, yaitu Kartono bin Sarep dari Kloter 17. Abbas bin Cut jamaah dari Kloter 04 Aceh, Supriati binti Ahmad jamaah warga Cianjur dari Kloter 27 Jakarta (JKS).

Nagaro Siregar biti Sutan Solooan Siregar jamaah Kloter 04 Medan. Satu lagi jamaah bernama Siti Hajar binti Maahat asal Riau dari Kloter 06 Batam akibat serangan jantung.

Posted by deKa i djakarta Wednesday, November 4, 2009 0 comments